Tampilkan postingan dengan label Komunitas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komunitas. Tampilkan semua postingan

Minggu, Juni 28, 2009

Pagelaran Budaya Mentawai di Museum Aditiawarman Padang

pegelaran budaya mentawai di museum aditiawarman padangBertempat di Museum Aditiawarman Padang, Yayasan Citra Mandiri (YCM) dengan didukung mitra-mitranya mengadakan Pagelaran Budaya Mentawai 2009 dalam bentuk lomba tari tradisional turuk laggai, pameran kerajinan, permainan anak, lomba panahan, tutur cerita rakyat, pemutaran film dokumenter dan diskusi turuk laggai.

Lokasi acara yang berdekatan dengan Hotel Bumi Minang ini dimulai pada hari Sabtu 27 Juni dan akan ditutup tanggal 29 Juni 2009. Mengadakan pagelaran budaya yang jauh dari daerah asalnya tentu saja menjadi unik. Mentawai dan masyarakatnya secara kultural dan religi sangat jauh berbeda dengan masyarakat minangkabau walaupun berada dalam satu propinsi. Mentawai adalah salah satu kabupaten di Sumatera Barat yang terdiri atas pulau-pulau, yaitu pulau Pagai Utara, Pagai Selatan, Siberut dan pulau-pulau kecil disekitarnya. Kepulauan ini dulunya adalah bagian dari Kabupaten Padang Pariaman. Sejak era reformasi dan desentralisasi, berdiri menjadi kabupaten sendiri. Kabupaten ini terletak di samudera hindia atau sebelah barat propinsi Sumatera Barat. Menuju ke sana harus dengan kapal motor dengan jarak tempuh paling pendek delapan jam ke Siberut Selatan. Selain wisata budaya, mentawai juga lokasi favorit bagi wisatawan manca negara untuk berselancar karena ketinggian gelombang di kepulauan mentawai ombaknya termasuk yang terbaik di dunia.

Kembali ke pagelaran tadi, YCM sebagai penyelenggara adalah sebuah yayasan atau tepatnya disebut sebagai sebuah LSM yang berkiprah untuk pemberdayaan masyarakat adat Mentawai.

Minggu, Juni 21, 2009

Pencuri Berkedok Minta Sumbangan Berkeliaran di Kota Padang

Hari Kamis kemarin ke Kantor Polresta Padang karena dipanggil untuk memastikan apakah sejumlah orang yang sedang di tahan di ruang tahanan sementara poltabes padang itu ada yang saya kenal. Panggilan ini terkait dengan laporan saya sekitar bulan maret lalu atas hilangnya sebuah laptop merek toshiba milik kantor yang biasa saya gunakan. Pelakunya diduga kuat komplotan lima orang laki-laki yang datang ke kantor meminta sumbangan.

Untuk berbagi dengan anda warga kota lainnya, perlu saya sampaikan di sini modus dan ciri-ciri pelakunya. Modus mereka dalam melakukan aksinya adalah meminta sumbangan dengan membawa proposal untuk lomba sepak takraw. Proposal yang mereka punya asal jadi. Jumlah mereka lima orang. Cuma satu atau dua orang yang bicara dengan kami yang ada di kantor, tepatnya di ruang tengah yang juga berfungsi sebagai ruang rapat (waktu itu kebetulan kantor sepi, cuma ada tiga orang, termasuk saya sendiri). Satu orang berdiri diruang tamu, dua orang lagi berpencar sambil celingak celinguk seperti orang bodoh yang ingin tahu, lihat-lihat ruangan, papan pengumuman, poster, majalah atau lainnya. Diduga kuat, salah satu diantara dua orang inilah pelakunya. Umur mereka semuanya rata-rata 38-45 tahun

Setelah diberi sumbangan dua puluh ribu rupiah, mereka pergi dengan tergesa-gesa. Kehilangan baru diketahui setelah sepuluh menit kemudian saya masuk ruang kerja saya dan laptop toshiba yang masih dalam tas jinjingnya tidak ada lagi diatas meja kerja saya. Spontan kami melapor ke poltabes padang.

Bukan untuk mempengaruhi sifat kedermawanan anda, tapi pengalaman saya ini perlu anda ingat ketika ada yang meminta sumbangan dengan gerak gerik mencurigakan, bergerombolan, keluar masuk ruangan yang tidak tertutup dan satu hal lagi mereka memakai kendaraan bermotor dan parkir sukanya diluar pagar.

Tentang kedatangan ke poltabes tadi, tidak ada yang saya kenal dan sepertinya memang bukan mereka yang tertangkap itu orangnya. Dari petugas yang melayani saya, disebutkan bahwa komplotan ini jumlahnya ternyata banyak dan berpencar dalam kelompok-kelompok kecil dalam melakukan aksinya. Barangkali saja teman mereka ini yang datang ke kantor saya.

Tips saya kalau anda kedatangan orang-orang ini:

1. Jika ciri-cirinya dan gerak-geriknya seperti yang saya sebutkan diatas, jangan layani terlalu lama.
2. Jangan dibawa kedalam rumah, bila mereka terlanjur masuk, layani cukup diruang tamu saja.
3. Jika anda sendirian dirumah, sebaiknya jangan layani berbincang-bincang. Kasih uang secukupnya atau bilang tidak ada uang saja sekalian.
4. Jika anda melayaninya, harus ada anggota keluarga lain yang memperhatikan gerak-gerik mereka. terlebih jika anda merasa terpaksa menyumbang dan masuk kamar untuk mengambil uang.
5. Hubungi segera poltabes padang atau polsek terdekat sesaat setelah mereka pergi. Karena mereka sedang dalam buronan polisi.
6. Jangan lupa mengingat wajah mereka dan merek/nomor polisi kendaraan bermotor yang mereka pakai.

Minggu, November 30, 2008

Padang Unto Club, Ontel Clubnya Kota Padang

padang ontel club
Nah ini masih kelanjutan cerita malam mingguan semalam neh, persisnya setelah aku sampai di wilayah Pantai Padang (tadinya di Pantai Purus) Lewat dikit simpang ke jalan Pancasila atau gedung Budaya, ada sekelompok anak muda dengan deretan sepeda ontel. Aku berhenti dan bicara sama salah satu dari mereka dan minta ijin ambil foto.

Padang Unto Club, itu nama kelompok mereka. Unto adalah sebutan Ontel oleh orang minang. Banyak sih kelompok-kelompok lain yang ditemui disepanjang jalan seperti club sepeda motor atau mobil, tapi tadi aku cuma tertarik sama kelompok ini. 

Dari informasi yang aku dapat, mereka berjumlah sekitar empat puluh orang dan sering ngumpul di sana setiap malam mingguan. Sepeda ini rata-rata atau bahkan hampir semuanya sepeda bekas karena tidak ada yang jual sepeda jenis ini yang baru di Padang. Itu sih pengakuan mereka. "Hmm unik juga kelompok ini" pikir ku, kapan ya rencana mo beli sepeda untuk bike to work bisa aku beli, udah dari dulu direncanain sampai sekarang belum terwujud juga.

Sabtu, November 29, 2008

LBH Padang: Untuk Hukum, Ham dan Demokrasi

Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang termasuk LSM yang lumayan berusia dewasa dibanding LSM-LSM yang ada di Kota Padang. Salah satu kantor pemberi bantuan hukum prodeo dibawah naungan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dan memiliki sejumlah pengabdi bantuan hukum ini kenyang berhadapan dengan masalah-masalah yang di hadapi warga kota berkaitan dengan isu hukum, ham dan demokrasi. Sebenarnya tidak hanya warga kota saja, LBH Padang juga mendampingi masyarakat yang ada di sejumlah kota/kabupaten yang ada di Sumatera Barat.

Kantor LBH Padang berdekatan dengan kantor KPU Kota Padang, bukannya berdekatan lagi, malah cuma dibatasi tembok. Alamatnya di jalan Pekanbaru No ..(walah ..aku lupa :p ) kawasan Asratek Ulak Karang Padang.